Friday, January 16, 2026
Google search engine
HomeLombok TimurWamen Pertanian : Presiden Prabowo Tambah kuota dan Turunkan Harga Pupuk 20...

Wamen Pertanian : Presiden Prabowo Tambah kuota dan Turunkan Harga Pupuk 20 Persen

sorotanmedia.co, Lombok Timur  – Perayaan Hultah ke 25 Barusan Hizbullah NW yang dirangkai Muqaddimah Hultah ke 91 Madrasah NWDI di Majlis Hamzanwadi II Anjani pada Sabtu (06/12/2025), berlangsung khidmat. Ribuan warga Barisan Hizbullah NW memadati arena acara.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menitipkan salam hormat kepada para masyaikh, pimpinan dan warga Nahdlatul Wathan dari Presiden Prabowo.

“Saya minta izin kepada Presiden Prabowo untuk hadir pada hari ini, dan beliau mengatakan kepada saya, Nahdlatul Wathan penting bagi saya dan Nahdlatul Wathan penting bagi Indonesia,” katanya disambut tepuk tangan warga yang hadir.

“Beliau mengatakan kepada saya, apa yang kira-kira bisa kita bantu, apa yang bisa kita sebagai pemerintah bersinergi, Sudaryono, laksanakan. Berangkat kau. Tuan Guru, mohon didata apa yang dibutuhkan para petani kita mohon dicatat nanti kita program ya,” sambung Wamen.

Lanjut Wamen, memang NTB ini adalah salah satu lumbung pangan nasional. Dan NTB ini para petaninya adalah para anggota dan warga Nahdlatul Wathan. Selama setahun Presiden Prabowo, pupuk diberesi. Pupuk sekarang sudah ditambah kuotanya oleh Presiden, disederhanakan distribusinya dan harganya sudah diturunkan 20 persen.

Maka nanti dicek semuanya di NTB. Petani Nahdlatul Wathan di NTB tidak boleh susah lagi soal pupuk. Kalau ada yang kurang-kurang dilaporkan, kita beresi.

“Saya datang ke sini tujuannya adalah ketemu dengan kalian semua, anda katakan apa adanya, kalau memang ada masalah, kita beresi masalahnya,” tandas Sudaryono.

Soal MBG, kata Sudaryono, banyak orang-orang di luar sana beropini dan berpendapat mengatasnamakan rakyat semua bahwa MBG tidak perlu.

Wamen Pertanian mengimbau kepada jemaah Nahdlatul Wathan untuk mendukung program pemerintah pusat terutama dalam menjalankan MBG di setiap lembaga.

“Saya tanya apa MBG apa perlu atau tidak perlu,” tanya Wamen, dijawab, perluuu,” kata jemaah yang hadir.

Daryono, juga berpesan khusus kepada santri, agar terus belajar dan komitmen dalam belajar. Sibuklah dalam belajar dan menambah ilmu.

“Kalau sedang belajar, jangan dulu pacaran ya, itu resepnya. Fokus belajar dulu sehingga mencapai tujuan yang dicita-citakan ,” imbuhnya. (vin)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments