sorotanmediaco, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan sebagai bentuk solusi jangka pendek, pemerintah telah menyiapkan bantuan modal usaha untuk membantu para pedagang yang terdampak pasca kebakaran pasar Peringgebaya.
“Ada sebanyak 164 pedagang (ibu-ibu dan bapak-bapak) yang menjadi korban kebakaran direncanakan akan menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp. 2 juta,” kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di Lombok Timur, Rabu (29/04/2026).
Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung kondisi pasar Peringgebaya, pasca bencana kebakaran yang terjadi pada Senin (27/04/2026) malam.
Ia mengatakan agar roda ekonomi tidak terhenti total, pemerintah juga akan segera membangun lapak sementara sehingga para pedagang bisa kembali berjualan.
“Kami akan segera menyiapkan lapak sementara,” katanya.
Terkait pemulihan fisik bangunan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) diinstruksikan untuk segera menghitung estimasi anggaran perbaikan secara rinci dan akurat.
Mengingat skala kerusakan yang cukup besar, rencana renovasi total Pasar Pringgabaya dipastikan akan masuk ke dalam Daftar Anggaran Prioritas pada tahun anggaran 2027 mendatang.
“Perbaikan diupayakan di tahun anggaran 2027,” katanya.
Kebakaran pasar tersebut dilaporkan menghanguskan sebagian besar area pasar, termasuk ratusan lapak pedagang yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah tetap peduli dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini.
Hal ini mengingat pasar merupakan urat nadi ekonomi dan penyedia kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipulihkan, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap meningkat.
“Masyarakat diharapkan bersabar karena semua saat ini sedang dalam proses penanganan. Kami akan upayakan perbaikan hingga kondisi kembali normal seperti sedia kala,” katanya. (yt)



