Tuesday, April 21, 2026
Google search engine
HomeMataramFKYL Kritik Gubernur NTB Pilih Sekda Impor Mepet Pensiun

FKYL Kritik Gubernur NTB Pilih Sekda Impor Mepet Pensiun

sorotanmedia.co, Mataram – Gubernur NTB L Muhammad Iqbal, telah memilih dan melantik Abul Chair, menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) NTB pada Kamis 9 April 2026. Sebelumnya, banyak perdebatan soal pejabat impor yang akan mengisi posisi Sekda NTB. Hal itu tidak menyurutkan Muhammad Iqbal memilih Abul Chair, menakhodai ASN di lingkup Pemprov. NTB.

Forum Komunikasi Yayasan Lombok (FKYL) memberikan catatan kritis terkait Sekda NTB impor tersebut. Riadi salah seorang pentolan FKYL menegaskan sangat disayangkan Gubernur Iqbal memilih Sekda impor yang masa pensiunnya cukup mepet, karena menurutnya, harusnya jabatan Sekda itu 5 tahun untuk bisa memimpin birokrasi yang sehat dan mumpuni.

“Kalau dengan alasan pejabat Nasional dan profesional, harusnya Gubernur Iqbal mencari sosok pejabat yang memiliki masa pensiun panjang. Ini kan pak Abul Chair, praktis punya waktu hanya 3 tahun terus pensiun. Terjadi pemborosan lagi nanti untuk kembali menyeleksi Sekda padahal jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB masih,” tegasnya, di Mataram pada Jum’at (17/04/2026).

Menurut Riadi, dampak penunjukan Sekda impor dan mepet pensiun adalah minim waktu adaptasi dan masa kerja pendek. Artinya, Sekda baru butuh waktu paham kultur birokrasi NTB, peta politik lokal, dan program prioritas. Kalau sisa masa dinas cuma 1-3 tahun, efektivitasnya terbatas. Rencana jangka panjang tersendat.

“Sekda itu ‘nahkoda ASN’. Kalau cepat pensiun, reformasi birokrasi dan program strategis 5 tahunan rawan putus di tengah jalan. Setelah dia pensiun, Pemprov NTB harus lelang jabatan lagi. Biaya, waktu, dan energi habis untuk transisi berulang,” ujarnya.

Belum lagi dampak politik  dan sosial dengan isu sentimen kedaerahan. Misalnya, ASN dan tokoh lokal bisa merasa ‘anak daerah tersisih. Tidak percaya SDM sendiri’dan lain-lain.

“Muncul narasi NTB kekurangan kader, padahal banyak birokrat lokal yang kompeten,” pungkasnya.

Dalam riwayatnya, Abul Chair ini kelahiran 3 April 1969, maka kalau menurut UU ASN terbaru batas masa pensiun pejabat pimpinan madya 60 tahun. Maka pada tanggal 3 April 2029 Abul Chair, usianya 60 tahun dan tanggal 1 Mei 2029 diperkirakan pensiun.  (red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments