Wednesday, April 22, 2026
Google search engine
HomeLombok TengahBerkat Ketekunan Petani Kopi Amaq Rasip Asal Desa Segala Anyar Tuai Panen...

Berkat Ketekunan Petani Kopi Amaq Rasip Asal Desa Segala Anyar Tuai Panen Melimpah

sorotanmedia.co, Lombok Tengah – Desa Segala Anyar adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Prov.NTB). Dimana Segala Anyar adalah desa subur, dengan berbagai komoditas pertanian yang tumbuh dan berbuah di tanahnya.

Adapun salah satunya adalah Kopi jenis Arabika dan Robusta yang tumbuh hingga berbuah dan panen di Kebon Kupi Langan Dadih, Dusun Kadik II, Desa Segala Anyar. Kebon Kopi ini berada di lahan seluas 12 are dan telah ditanami kopi sejak 4 tahun silam. Terdapat 300 pohon kopi di kebun ini yang sekarang telah memasuki masa panen.

Adalah Amaq Rasip, pemilik Kebon Kopi ini mengatakan, bahwa panen tahun ini adalah yang terbanyak sejak pohon kopi ini ditanam. Berkat ketekunan dan keuletan serta jerih payah laki-laki berusia 60 tahun ini, pohon-pohon kopi yang ditanamnya pun bisa berbuah lebat sekaligus membuahkan hasil.

Selain menanam kopi, Amaq Rasip juga menyediakan bibit kopi arabika bagi para petani yang tertarik untuk mengikuti jejaknya dalam hal menanam kopi ini. Sebelumnya, berbagai komoditas pertanian pernah ditanam, seperti pisang, pepaya, dan lainnya. Namun dari berbagai jenis tanaman tersebut diakuinya belum membuahkan hasil yang signifikan. Sehingga dirinya terus melakukan upaya untuk mengganti dengan tanaman lain.

Hingga suatu hari dirinya nekat membeli bibit kopi dan mencoba menanamnya. Umur kepala enam tidak menghalanginya untuk mempelajari hal baru, karena kopi jenis arabika hanya dirinya saja yang baru mulai menanam.

“Berbagai inovasi saya coba lakukan, sehingga alhamdulillah panennya di tahun keempat pun bisa lebih membuahkan hasil,” ucap Amaq Rasip, Selasa (21/04/2026).

Merespon hal tersebut, kepala Desa (Kades) Segala Anyar, Ahmad Zaini mengatakan, bahwa desa Segala anyar memiliki potensi pertanian yang sangat strategis, terutama karena karakteristik lahan yang ada didominasi lahan kering dan tadah hujan.

Petani-petani kita mengoptimalisasikan lahan tadah hujan dengan menanam berbagai komoditas, salah satunya seperti yang dikembangkan oleh Amaq Rasip yakni menanam kopi robusta dan arabika.

“Kendati dengan lahan yang terbatas serta keterbatasan air, Amaq Rasip, mampu membuktikan bahwa jenis kopi robusta dan arabika bisa tumbuh subur dan lebih menghasilkan selain komoditas lain yg ditanam oleh warga segala anyar seperti buah melon, semangka, juga berbagai jenis sayuran diantaranya cabe, tomat, dan bawang,” ujarnya.

Dengan adanya potensi besar dalam pengembangan pertanian terpadu serta berkelanjutan maka oleh pemdes melalui Bumdes dan kelompok petani muda pun saat ini berikhtiar kedepan akan mengembangkan pupuk organik dari kohe(kotoran hewan) yang sumbernya dari kandang-kandang Sapi, Kambing, Ayam milik warga yang ada di wilayah Desa Segala Anyar.

“Sekarang ini kita menjalankan kerjasama dengan Wakai Farm Jepang untuk mengembangkan budidaya sayur-sayuran organik yang rencananya Wakai Farm nantinya akan membangun greenhouse guna mendukung upaya pengembangan tersebut”, pungkas Kades Segala Anyar. (ang)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments