Sorotanmedia.co, Lombok Timur – Gegap gempita bertajuk Malam Apresiasi Semarak Hultah Madrasah NWDI ke-91, menyelimutan arena hultah. Panitia Divisi Lomba mengakhiri rangkaian lomba dengan pembagian hadiah dan hiburan rakyat dengan menghadirkan artis Liga Dangdut (LIDA) 2020, Eva Yolanda, di Lapangan Ummuna Hj Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Majid, Anjani, Lombok Timur, Kamis malam (8/10/2026).
Koordinator Seksi Lomba, Hasanah Efendi, dalam laporannya menyebut panitia harus bekerja ekstra keras melayani sekitar 1.500 peserta hanya dalam waktu satu minggu.
“Peserta lomba ini cukup banyak sekali, kurang lebih sekitar 1.500 peserta yang kami lombakan yang diberikan waktu oleh panitia induk hanya satu minggu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan tantangan penjurian yang padat, dalam satu hari bisa menggelar empat lomba sekaligus di lokasi berbeda, dari panggung utama hingga lokasi di lingkup Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, dengan personel minimalis.
“Bahkan jadwal lomba kerap tabrakan antara panggung festival dan panggung lainnya,” sebutnya.
Untuk menjaga objektivitas, katanya, panitia menyerahkan sepenuhnya proses penjurian kepada lembaga profesional dan LPTQ.
“Penjurian lomba hampir semuanya kami lepas ke lembaga-lembaga profesional. Tidak ada satupun ikut campur panitia untuk menentukan juara-juara. Panitia hanya menerima hasil rekapannya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama melayani peserta, serta apresiasi kepada para donatur dan sponsor, termasuk IM3 dan Baitul Musthofa Indonesia, serta Pemuda NW yang turut mendukung suksesnya acara.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Hultah yang juga Ketua Baznas NTB Lalu Iqbal Murad yang didaulat menutup rangkaian lomba menyampaikan bahwa semarak lomba Hultah ke-91 merupakan bagian dari ikhtiar menghidupkan warisan dan tradisi yang dicontohkan pendiri Madrasah NWDI.
“Semua jenis kegiatan semarak Hultah NWDI ke-91 ini merupakan bagian dari menghidupkan warisan tradisi yang sudah dicontohkan oleh pendiri,” ujarnya.
Ia menekankan lomba atau musabaqah sejalan dengan syair-syair pendiri Madrasah NWDI, NBDI dan NW yakni Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang mendorong semangat berlomba dalam kebaikan.
“Peserta yang ikut, sedang menyiapkan diri untuk tampil di panggung kehidupan,” tegasnya.
Kepada peserta yang belum juara, ia memberi motivasi bahwa kalah dalam lomba adalah hal biasa, yang luar biasa adalah bangkit kembali.
“Orang yang biasa itu kalau lari jatuh biasa, namanya lomba kalah biasa. Tetapi yang luar biasa itu adalah orang berlari dia jatuh, kembali bangkit dan terus berlari,” pesannya.
Pada malam itu, penonton dan jemaah dihibur penampilan Eva Yolanda, jebolan Liga Dangdut Indonesia 2020, yang menutup malam apresiasi dengan kemeriahan dan kemegahan. (nun/zia)



