Tuesday, October 20, 2026
Google search engine
HomeKerjasamaGerbong Mutasi Bergerak Kembali, Bupati Lotim Rotasi Pejabat Eselon II

Gerbong Mutasi Bergerak Kembali, Bupati Lotim Rotasi Pejabat Eselon II

Sorotanmedia.co, Lombok Timur – Sebanyak 21 (dua puluh satu) pejabat manajerial yang terdiri atas 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 19 orang Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya, di Pendopo Bupati Lombok Timur, pada Senin, (19/10).

Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/473/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Pengawas (Jabatan Struktural Eselon IV) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/474/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Neger Sipil dalam dan dari Jabatan Pengawas (jabatan Struktural Eselon IV Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

‎Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, khususnya Inspektur Parihin dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Husnul Basri.

Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta memberikan teladan bagi seluruh staf.

‎Bupati menekankan pentingnya kedisiplinan di lingkungan kerja, salah satunya melalui pelaksanaan apel setiap pagi di kantor masing-masing.

Menurutnya, pimpinan OPD harus mampu menunjukkan kedisiplinan dan tidak hanya menuntut bawahannya untuk bekerja dengan baik, tetapi juga memberikan contoh nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Ada etika sebagai pejabat yang harus diingat, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Kita bekerja atas apa yang menjadi sumpah, bahwa akan bekerja tidak disaksikan saat dilantik saja, tapi di saksikan oleh Allah SWT,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengimbau pimpinan OPD untuk tetap melaksanakan apel sebelum memulai bekerja setiap harinya. Menurutnya, keberadaan Eselon II  sangat penting untuk memberikan wejangan, saran dan nasihat kepada para staf di bawahnya, terutama saat menjadi pimpinan apel.

“Itu pentingnya menjadi orang tua di kantor. Pejabat tidak diukur melalui berapa besar anggaran dan karyawannya, akan tetapi bagaimana memimpin pada instansi yang dipimpin, membuat kenyamanan, keberhasilan, serta memberikan saran dan wejangan pada bawahan, supaya tidak tumpang-tindih dalam melaksanakan tupoksi masing-masing,” ujarnya. (red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments