Thursday, April 16, 2026
Google search engine
HomeLombok TimurCamat Suragala dan Kades Anjani Sebut Tambang untuk Kepentingan Masyarakat, Warga :...

Camat Suragala dan Kades Anjani Sebut Tambang untuk Kepentingan Masyarakat, Warga : Mereka Omdo

sorotanmedia.co, Lombok Timur – Warga Dusun Darul Hijrah Desa Anjani, membantahkan statemen Camat Suralaga, Nurhilal dan Kades Anjani, M Said di salah satu media online yang mengatakan bahwa tambang galian C lahan milik Pemdes Anjani memupunyai kemaslahatan dan kepentungan masyarakat Desa Anjani.

Sontak statemen kedua pejabat pemerintah tersebut mendapat kecaman dari sejumlah warga Desa Anjani.

Haris misalnya, menyebut statemen camat dan Kades Anjani itu menyesatkan dan cendrung mengabaikan konidisi jalan komplek dan kesehatan masyarakat Dusun Darul Hijrah yang dihuni ribuan warga dan santri.

“Mereka (Camat dan Kades ) hanya omong doang (omdo) untuk membenarkan tindakannya, padahal masyarakat sudah bertahun-tahun sangat terganggu dengan aktivitas dam yang hilir mudik setiap saat mengangkut hasl galian C melalui gang sempit kita ini,” kecamnya diamini warga lain pada jumat (23/05)/2025.

Nizar menambahkan tidak jadi masalah itu sudut pandang pemdes. Kita juga tidak menuntut tambang ini ditutup silahkan tetap beroperasi. “Yang kita tuntut adalah jalan gang/komplek ini jangan sampai dilewati lagi oleh dam pengangkut hasil galian C itu, karena meruska jalan dan mengganggu kesahatan maupun keselamatan warga,” tegasnya.

Sebelumnya, di salah satu situs online,  Camat Suralaga Nurhilal mengatakan, kegiatan tambang (di Anjani) sejatinya bukan sekadar urusan gali-menggali. Tapi bagian dari proses meratakan lahan perbukitan yang dinilai tidak produktif. Setelah diratakan, lahan itu akan disulap menjadi area pertanian yang bisa menambah pundi-pundi desa.

“Besok kalau lahan itu jadi sawah produktif, yang untung kan desa juga, bukan pribadi Pak Kades. Bahkan kalau masa jabatan Pak Sa’id habis, lahan itu tetap jadi milik desa,” tandasnya Hilal di sebuah situs online.

Sedang Menurut M said, tujuannya bukan semata-mata tambang. Kita mau ratakan dulu tanah yang berbukit. Kalau sudah rata, bisa dibangun lapangan atau fasilitas lainnya. “Semua ini demi kepentingan masyarakat,” tegas Said di sebuah situs online. (red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments