Monday, March 9, 2026
Google search engine
HomeLombok UtaraBupati Najmul Lakukan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Amor-amor

Bupati Najmul Lakukan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Amor-amor

sorotanmedia.co, Lombok Utara – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di pelosok terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan aksi nyata Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, di Amor-amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, pada Rabu (04/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sebatas seremoni fisik, melainkan sebuah manifestasi komitmen bersama untuk mengikis angka putus sekolah akibat kendala ekonomi di Lombok Utara.

“Peletakan batu pertama tidak hanya sekadar sebagai ikhtiar pembangunan fisik saja, tetapi sebagai deklarasi bahwa tidak boleh lagi ada anak-anak di Lombok Utara atau di NTB yang tidak bersekolah dengan alasan tidak mampu,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat membawa angin segar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mengenyam pendidikan di fasilitas yang mumpuni, bahkan dengan standar kualitas yang mampu mengungguli institusi pendidikan umum.

Dengan didirikannya Sekolah Rakyat maka anak-anak yang berasal dari kondisi keluarga tidak mampu bisa merasakan sekolah di tempat yang layak, bahkan bisa melebihi fasilitas sekolah-sekolah umum.

“Pendidikan merupakan jalan yang paling lurus untuk merubah masa depan, tidak hanya masa depan diri sendiri tetapi juga masa depan keluarga,” ucapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Lombok Utara sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat pertama di NTB.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat KLU menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang telah memilih Lombok Utara sebagai tempat pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas atas inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai langkah konkret dalam menghapus kesenjangan pendidikan serta memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Sementara itu Perwakilan Kementerian Sosial RI, Arif Rohman, juga Kepala Sentra Paramita Mataram, menegaskan bahwa pemilihan Lombok Utara sebagai lokasi Sekolah Rakyat adalah upaya nyata pemerintah dalam mendekatkan layanan pendidikan berkualitas kepada keluarga prasejahtera.

Sekolah yang akan dibangun merupakan Sekolah Rakyat permanen dan menjadi yang pertama di Provinsi NTB. Konsep yang diusung adalah sekolah berasrama, di mana para siswa akan tinggal dan belajar selama 24 jam dalam sistem pendidikan yang terintegrasi.

“Sekolah Rakyat nanti akan berasrama, artinya 24 jam anak-anak akan tinggal. Siswa akan dipilih dari keluarga yang tidak mampu dan semua gratis dari awal hingga pendidikan selesai,” jelasnya.

Program ini menyasar kelompok masyarakat pada Desil 1 dan 2 sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menjawab persoalan kemiskinan ekstrem. Nantinya, sekitar 1.000 siswa akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. (deq)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments